Tips Membersihkan Apartemenmu Usai Mengalami Sakit
Tips Kebersihan Apartemen

Tips Membersihkan Apartemenmu Usai Mengalami Sakit

Jasa Poles Marmer Jakarta – Jika seseorang di rumah Anda menderita pilek, flu, atau jenis penyakit menular apa pun, tanggung jawab utama setelah membuat mereka sehat adalah mencegah penyakit tersebut menyebar ke orang lain di rumah. Selain sering mencuci tangan, pembersihan yang benar adalah garis pertahanan pertama karena beberapa virus dapat hidup di permukaan yang keras hingga dua minggu. Simak lima area yang perlu perhatian ekstra dan cara membersihkan semuanya dengan benar untuk membunuh kuman dan bakteri. Air biasa dan pembersih ringan tidak akan berhasil saat membunuh virus, bakteri, dan kuman. Anda harus menggunakan disinfektan dan, mengikuti petunjuk produk, berikan waktu untuk bekerja. Sapuan cepat mungkin tidak cukup.

Jika Anda tidak memiliki produk disinfektan komersial seperti pembersih serbaguna Method’s Antibac, Anda dapat membuatnya sendiri dengan menggunakan pemutih klorin. Berikut caranya :

-Tambahkan 2 sendok makan pemutih klorin 5,25 hingga 6 persen ke dalam 4 gelas air (baca label botol untuk memastikan bahwa produk Anda cukup kuat untuk memberikan sifat disinfektan) .1
– Larutan harus dicampur segar setiap hari karena pemutih klorin dapat kehilangan sifat pembersihannya bila terkena udara dalam waktu lama.

 

Tips Membersihkan Apartemenmu Usai Mengalami Sakit

 

Cara Menggunakan Pembersih Disinfektan di Rumah
Jika menggunakan pembersih komersial, ikuti petunjuk label. Untuk larutan pembersih buatan sendiri, celupkan kain putih bersih atau handuk kertas ke dalam larutan air pemutih dan oleskan ke permukaan yang perlu dibersihkan. Biarkan selama minimal tiga menit, lalu bilas permukaannya dengan air bersih biasa. Larutan pemutih juga dapat digunakan dalam botol semprot.

Gunakan handuk kertas yang bisa dibuang atau kain katun yang bisa dicuci setelah digunakan. Spons sebaiknya tidak digunakan untuk membersihkan karena bisa menampung bakteri di celah-celah.

Untuk barang-barang seperti remote dan keyboard komputer, gunakan kapas yang dicelupkan ke dalam disinfektan untuk masuk ke area yang sempit.

1. Kamar tidur
Ketika Anda merasa tidak enak, tempat tidur Anda dapat memberikan sedikit kenyamanan dan istirahat yang sangat dibutuhkan. Tetapi menghabiskan waktu di tempat tidur dengan flu atau flu yang parah meninggalkan kuman dan bakteri di kain. Untuk mencegah penyebaran penyakit dan infeksi ulang pada diri Anda sendiri, penting untuk mendisinfeksi seprai setelah digunakan.

Seprai dan sarung bantal sangat membutuhkan perhatian karena sangat dekat dengan tubuh. Jangan lupakan piyama! Jika seorang anak memegang boneka binatang favoritnya, ia juga harus dibersihkan.

Salah satu hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri dari menangkap sesuatu adalah dengan mengenakan sarung tangan karet saat menangani cucian kotor. Paling tidak, jauhkan seprai dari wajah dan tubuh Anda. Selalu cuci pakaian sesegera mungkin, dan seka keranjang untuk mencegah kontaminasi silang dengan pakaian lain.

Jangan lupa untuk membersihkan barang-barang yang sering ditangani seperti telepon, gagang pintu mobil, remote control, komputer, sakelar lampu, kenop pintu, dan barang meja samping tempat tidur dengan disinfektan. Ini harus dilakukan setidaknya sekali sehari saat seseorang sakit dan pastinya ketika yang terburuk sudah lewat.

2. Kamar mandi
Kamar mandi menampung banyak area masalah yang hanya bertambah parah saat seseorang sakit. Muntah dan diare dapat meninggalkan partikel kecil di mana-mana yang harus dibersihkan.

Gunakan pembersih disinfektan sesering mungkin pada:

–  Gagang, tempat duduk, dan tutup pembilas toilet
– Pegangan wastafel dan shower
– Sakelar lampu
– Doorknobs
– Tong sampah
– Lantai dekat toilet
– Tabung pasta gigi dan perlengkapan mandi ditangani selama sakit

Tentukan handuk tangan untuk digunakan hanya oleh orang yang sakit, dan ganti handuk tangan setidaknya setiap hari atau ganti dengan handuk kertas selama sakit. Handuk mandi dan tangan serta permadani mandi harus dicuci dengan air panas dan dikeringkan dengan api besar untuk membunuh bakteri.

Bila yang terburuk telah berlalu, buang sikat gigi orang yang sakit dan cuci tempat sikat gigi dengan desinfektan.

3. Dapur
Untuk mencegah penyebaran bakteri dan kuman ke orang lain, orang yang sakit tidak boleh bertugas menyiapkan makanan untuk anggota keluarga lainnya. Bahkan mencuci tangan dengan hati-hati mungkin tidak cukup untuk melindungi orang lain, terutama dari penyakit yang mudah menyebar seperti norovirus

Semua peralatan dan piring yang digunakan oleh anggota keluarga yang terinfeksi harus dicuci dengan api besar di mesin pencuci piring otomatis atau dicelupkan ke dalam larutan disinfektan (1/2 cangkir pemutih klorin dalam satu galon air) jika mencuci tangan.

Permukaan yang keras — jangan lupa meja, sandaran kursi, lemari es, rak, laci, dan perangkat keras kabinet — harus sering dibersihkan dengan tisu dan semprotan disinfektan. Ingatlah untuk melewatkan spons dan gunakan handuk kertas yang bisa dilempar atau kain katun yang bisa dicuci dengan air panas.

4. Mobil
Apakah Anda seorang penumpang atau mengemudi, perjalanan ke dokter atau apotek dapat meninggalkan virus di dalam mobil.

Setelah perjalanan, luangkan beberapa menit untuk mengelap roda kemudi, pegangan pintu dalam dan luar, kontrol dasbor, pembuka pintu garasi, dan kunci atau fob kunci Anda.

Jika Anda memiliki anak di kursi mobil, sangat penting untuk mencuci penutup dan menyeka setiap sudut dan celah dengan semprotan atau lap disinfektan.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *